Saya bernama Andi dan Rian (nama samaran) adalah teman saya, suatu hari kami keluar dari stasiun Metro Anfak dan menuju ke jalan raya mencari taksi, gak lama menunggu, taksi yang diharapkan pun tiba dan berhenti didepan kami. "Ruh fein ya walaa", itulah ucapan yang pertama kami dengar dari seorang supir taksi tersebut, "ihna ruh ilaa kamsizar ya hag", "tafaddhol...!, huz gowah ya wala" kata si 'ammu supir taksi tersebut. Kami duduk dengan tenang didalam taksi sambil menengok ke arah kiri dan kanan menikmati pemandangan indahnya kota Alexandria. Sudah menjadi kebiasaan orang mesir, pasti selalu menyapa siapa pun orang yang ditemui, meskipun dia kenal ataupun tidak. "Izayyak? Amil eih? akhbarok eih?, sederet pertanyaan dilontarkan kepada kami yang intinya sama yaitu menanyakan kabar kamu bagaimana, Alhamdulillah quwaisy, Alhamdulillah Tamam jawaban yang kami sampaikan kepada pak Supir tersebut. Setelah itu dia bertanya lagi kepada kami, inta min nein?kami jawab ana min Andunisi, wa ana bardu kata temen yang berada di sebelah saya. Pertanyaan berikut nya adalah inta Azhari? Kami jawab sebisa nya dengan kemampuan dialog bahasa Arab yang apa adanya. Aiwah ihna Azhari, dia bertanya lagi hafizhtal Qur'an kulluh? La'a, hafiztu khomsah juz, ocehan dan teguran yang diiringi perasaan sayang kepada kami, pak supir tersebut bilang ke kami, intu min balad baid awi min hina, walakin inta hafiztal Qur'an khomsah baz, irga' ila baladku. Ana Alhamdulillah hafizta kulluh wa antum khomsah baz, leih ya 'am. Sambil tersenyum dan kami malu sambil menundukkan kepala, kami hanya terdiam dan bermuhasabah. Setibanya kami di daerah Kamsizar dan gak jauh dari mat'am tempat kami bekerja, akhirnya kami turun dari taksi dan mengucapkan Syukron ya ustadz wa jazakumulloh Ahsanal jaza ya 'astoh, dan Supir tersebut cuma bilang, Syukron lillah.
Metro Anfak = kereta bawah tanah
Ruh
fein ya walaa = Mau kemana kamu Nak
ihna ruh ilaa kamsizar ya hag = Kami mau
pergi daerah Kamsizar wahai pak haji
tafaddhol = Silahkan
huz
gowah ya wala = Cepetan masuk ke
dalam Nak.
'ammu = Om ( panggilan untuk orang mesir
laki-laki)
Alexandria = Daerah yang indah di negara mesir
Izayyak?
Amil eih? akhbarok eih? = Bagaimana
kabarnya
Quwaisy, Tamam = Baik-baik saja
,
inta min nein = Kamu dari mana
ana
min Andunisi = saya dari indonesia
wa
ana bardu = dan saya juga sama
inta
Azhari = Kamu mahasiswa al-Azhar
Aiwah ihna Azhari = iya, kami mahasiswa
al-Azhar
hafizhtal Qur'an kulluh= kamu hafal satu
quran
La'a =tidak
hafiztu khomsah juz = saya hafal hanya 5
juz saja
intu
min balad baid awi min hina= kamu
dari negeri yang jauh dari sini
walakin
inta hafiztal Qur'an khomsah baz=
akan tetapi hanya hafal 5 juz saja
irga'
ila baladku = pulanglah ke negara
kalian
Ana Alhamdulillah hafizta kulluh = saya, alhamdulillah hafal seluruhnya
wa
antum khomsah baz, leih ya 'am = dan
kamu hanya hafal 5 juz saja, mengapa?
mat'am = rumah makan