Senin, 25 September 2023

TAKSI DAN NASIHAT

 

Saya bernama Andi dan Rian (nama samaran) adalah teman saya, suatu hari kami keluar dari stasiun Metro Anfak dan menuju ke jalan raya mencari taksi, gak lama menunggu, taksi yang diharapkan pun tiba dan berhenti didepan kami. "Ruh fein ya walaa", itulah ucapan yang pertama kami dengar dari seorang supir taksi tersebut, "ihna ruh ilaa kamsizar ya hag", "tafaddhol...!, huz gowah ya wala" kata si 'ammu supir taksi tersebut. Kami duduk dengan tenang didalam taksi sambil menengok ke arah kiri dan kanan menikmati pemandangan indahnya kota Alexandria. Sudah menjadi kebiasaan orang mesir, pasti selalu menyapa siapa pun orang yang ditemui, meskipun dia kenal ataupun tidak. "Izayyak? Amil eih? akhbarok eih?, sederet pertanyaan dilontarkan kepada kami yang intinya sama yaitu menanyakan kabar kamu bagaimana, Alhamdulillah quwaisy, Alhamdulillah Tamam jawaban yang kami sampaikan kepada pak Supir tersebut. Setelah itu dia bertanya lagi kepada kami, inta min nein?kami jawab ana min Andunisi, wa ana bardu kata temen yang berada di sebelah saya. Pertanyaan berikut nya adalah inta Azhari? Kami jawab sebisa nya dengan kemampuan dialog bahasa Arab yang apa adanya. Aiwah ihna Azhari, dia bertanya lagi hafizhtal Qur'an kulluh? La'a, hafiztu khomsah juz,  ocehan dan teguran yang diiringi perasaan sayang kepada kami, pak supir tersebut bilang ke kami, intu min balad baid awi min hina, walakin inta hafiztal Qur'an khomsah baz, irga' ila baladku. Ana Alhamdulillah hafizta kulluh wa antum khomsah baz, leih ya 'am. Sambil tersenyum dan kami malu sambil menundukkan kepala, kami hanya terdiam dan bermuhasabah. Setibanya kami di daerah Kamsizar dan gak jauh dari mat'am tempat kami bekerja, akhirnya kami turun dari taksi dan mengucapkan Syukron ya ustadz wa jazakumulloh Ahsanal jaza ya 'astoh, dan Supir tersebut cuma bilang, Syukron lillah.

Metro Anfak = kereta bawah tanah

Ruh fein ya walaa = Mau kemana kamu Nak

ihna ruh ilaa kamsizar ya hag = Kami mau pergi daerah Kamsizar wahai pak haji

tafaddhol = Silahkan

huz gowah ya wala = Cepetan masuk ke dalam Nak.

'ammu = Om ( panggilan untuk orang mesir laki-laki)

Alexandria = Daerah yang indah di negara mesir

Izayyak? Amil eih? akhbarok eih? = Bagaimana kabarnya

Quwaisy, Tamam = Baik-baik saja

, inta min nein = Kamu dari mana

ana min Andunisi = saya dari indonesia

wa ana bardu = dan saya juga sama

inta Azhari = Kamu mahasiswa al-Azhar

Aiwah ihna Azhari = iya, kami mahasiswa al-Azhar

hafizhtal Qur'an kulluh= kamu hafal satu quran

La'a =tidak

hafiztu khomsah juz = saya hafal hanya 5 juz saja

intu min balad baid awi min hina= kamu dari negeri yang jauh dari sini

walakin inta hafiztal Qur'an khomsah baz= akan tetapi hanya hafal 5 juz saja

irga' ila baladku = pulanglah ke negara kalian

Ana Alhamdulillah hafizta kulluh  = saya, alhamdulillah hafal seluruhnya

wa antum khomsah baz, leih ya 'am = dan kamu hanya hafal 5 juz saja, mengapa?

mat'am = rumah makan

 

Selasa, 12 September 2023

Ghibah yang berpahala dan bermanfaat

 

Seorang guru di sekolah swasta Islam terpadu ternama di wilayah Cibarusah bertanya kepada penulis "Pak Ustadz, di mushola Deket rumah saya ada ustadz kok baca Al-Qur'an nya kayaknya salah deh panjang pendeknya, itu bagaimana hukumnya?"

Jawaban saya simpel, saya sodorkan buku BTQ kelas 7 bab Al-Lahn, lalu dia membaca dengan seksama dan kemudian sambil menutup buku tersebut, dia mengatakan kepada saya, oh begitu tadz...

Kurang lebih yang dia baca kutipannya adalah :

al-Lahn artinya kesalahan, menyimpang dari kebenaran

al-Lahn ada dua, yaitu :

Lahn Jali yaitu kesalahan yang sangat jelas seperti tertukarnya pengucapan huruf Ta dengan Tho, Huruf Ha dengan huruf Ja, huruf Za dengan huruf Ja dan lain sebagainya. Hukum nya adalah haram, karena akan mengubah arti dan kandungan ayat Al-Qur'an, kecuali bagi orang yang sedang belajar Al-Qur'an maka tidak berdosa  dan itupun harus di bimbing seorang guru.

Yang kedua yaitu Lahn Khofi, yaitu kesalahan seseorang dalam membaca Alquran seperti bacaan Izhar dibaca dengung, bacaan gunnah di baca jelas tanpa dengung, bacaan mad (panjang) dibaca pendek atau yang lainnya. Hukum nya adalah  makruh atau 'aib bagi siapapun yang melakukan nya, bahkan mendekati haram menurut sebagian ulama.

 

 

Kembang api gak jelas

  Tepat tanggal 31 Desember 2024 pukul 14.30 ane  (saya) d an keluarga berangkat ke ujungharapan memenuhi undangan keluarga besar baba ( pa...